fbpx

Tim Gugus Tugas Covid -19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas Lakukan Rapat Koordinasi

DPRD Batam

Berita Nusantara Indonesia, Tim Gugus Tugas Covid -19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas Lakukan Rapat Koordinasi, SamuderaKepri

SK, Anambas – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas lakukan rapat koordinasi dalam rangka penanggulangan Covid-19 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Pasir Peti, Senin (06/04/2020).

Terkait dengan Covid-19 ini, sudah sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat secara global khususnya masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas yang mayoritas Nelayan.

Berita Nusantara Indonesia, Tim Gugus Tugas Covid -19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas Lakukan Rapat Koordinasi, SamuderaKepri

Diketahui sudah 3 (tiga) bulan terakhir Kapal Hongkong yang merupakan Kapal Pengangkut Ikan Hidup tidak beroperasi di Kabupaten Kepulauan Anambas, sehingga membuat bisnis nelayan budidaya Anambas terhambat.

Hal ini disebabkan pandemi covid-19 yang penyebarannya antar manusia sangat signifikan dan berkelanjutan di banyak negara membuat kapal tersebut tidak dibenarkan untuk beroperasi sementara waktu.

Melalui Rapat Koordinasi disampaikan kesimpulan dalam mengatasi beberapa permasalahan tersebut diatas adalah :

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengambil kebijakan dengan mengizinkan kapal hongkong untuk masuk di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengambil ikan dari nelayan Anambas dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku yaitu menjalani karantina selama 14 (empat belas) hari dan selanjutnya sebelum Bulan Suci Ramadhan kapal tersebut sudah bisa berangkat meninggalkan Kepulauan Anambas.

“Harus tetap mengikuti prosedur, memang benar pada intinya kita melakukan ini untuk kesejahteraan masyarakat akan tetapi dengan tetap mengikuti prosedur aturan pencegahan penularan covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas harus dilakukan. Maka dari itu, Kapal Hongkong boleh dipersilahkan masuk dengan syarat tetap mengikuti proses karantina 14 hari, dengan ini dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran covid-19, ujar Hasnidar selaku Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.”

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Wakil Bupati Bapak Wan Zuhendra dalam memimpin Rapat, bahwa keputusannya adalah “tetap menjalani Karantina selama 14 hari, setelah semua dipastikan aman, barulah melaksanakan transaksi kepada nelayan Anambas dengan aman tutupnya.”

Pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid -19, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, FKPD dan Kepala OPD terkait, Kepala Satker Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala Pelabuhan Perikanan Antang, Pengusaha Budi Daya Ikan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Direktur PT. Jaya Laut Siantan dan Direktur PT. Tuah Laut Siantan.(***)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: