pemko tanjungpinang

Tingkatkan Pelayanan Pengaduan, BP Batam Gelar Bimtek Sistem SP4N-LAPOR Versi 3.0

Dinas Pendidikan Provinsi  Kepri

Kabupaten lingga

DPRD KABUPATEN LINGGA

Tingkatkan Pelayanan Pengaduan, BP Batam Gelar Bimtek Sistem SP4N-LAPOR Versi 3.0

SK- Batam. Guna untuk meningkatkan kualitas Pelayanan Pengaduan yang sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat Batam, khususnya para pelaku usaha industri Batam, dan bertujuan untuk menunjang aktivitas peningkatan investasi. BP Batam menggelar Bimtek sistem SP4N-LPOR versi 3.0 melalui Biro Pengembangan Manajemen Kinerja (PMK) BP Batam.

Kepala Biro Pengembangan Manajemen Kinerja (PMK) BP Batam Memet E. Rachmat membuka acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di lingkungan BP Batam dalam rangka keterhubungan dengan Sistem Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR) yang berlangsung di Conference Hall IT Centre BP Batam, pada hari Kamis (27/06/2019).

Tujuan Bimtek ini untuk mereaktualisasi terhadap aplikasi LAPOR dalam upaya integrasi dan koordinasi pengelolaan pengaduan pelayanan publik melalui LAPOR.

Tingkatkan Pelayanan Pengaduan, BP Batam Gelar Bimtek Sistem SP4N-LAPOR Versi 3.0

Turut hadir 2 (dua) narasumber yaitu Asisten Deputi Bidang Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Muhammad Imanuddin dengan paparan tema “Pelayanan Publik Yang Lebih Baik”, dan Kepala Sub.Bidang Pelaksanaan dan Monitoring Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Kementerian PANRB Rosikin dengan paparan tema “Teknis Pengelolaan SP4N-Lapor versi 3.0” serta 50 peserta terdiri dari Pejabat Esolon II, III, IV BP Batam.

Memet E. Rachmat mengatakan, BP Batam saat ini telah terintegrasi secara nasional dalam sistem laporan pengaduan yang dikelola oleh Kementerian PANRB.

Selain sistem terintegrasi secara nasional, kami juga mengelola baik itu kotak saran, situs web, maupun laporan langsung namun saat ini terus dikembangkan pengaduan sistem online dan sistem ini telah diupgrade dari Kementerian PANRB.
Untuk itu kami BP Batam selayaknya memahami dan mengundang pakar para narasumber yang ahli untuk bersama mendengarkan belajar menerapkan versi terbaru ini,” ucap Memet.

Menurut Memet, penyelenggara pelayanan publik wajib memberikan pelayanan yang berkualitas agar mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi standar pelayanan serta pengaduan pelayanan publik.

BP Batam memiliki Perka nomor 12 tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan pelayanan publik, ini sebagai bentuk respon BP Batam dalam mengelola pelayanan publik, BP Batam juga mengeluarkan SK tim koordinasi pengelolaan pengaduan nomor 25 tahun 2016 dan direvisi menjadi nomor 94 tahun 2018,” jelas Memet.

Ia berharap aplikasi ini bisa menjawab perkembangan dan kebutuhan berbagai stakeholder, terutama memberikan kepuasan yang optimal kepada masyarakat.

Satu sisi masyarakat juga punya hak untuk mendapatkan pelayanan, UU 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik diwajibkan setiap instansi untuk menyiapkan sarana penyampaian pengaduan dan pengelolaan pengaduan”, terang Memet.

“UU tersebut dijabarkan dalam Perpres 76 tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik. Dengan demikian kewajiban pengelolaan pengaduan bukan semata niat baik atau sekedar mendekatkan kepada masyarakat namun memang sudah menjadi kewajiban BP Batam melaksanakan peraturan perundangan,” tambahnya.

Asisten Deputi Bidang Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian PANRB Muhammad Imanuddin menjelaskan, Pengaduan adalah bentuk tanggung jawab masyarakat untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Tanpa pengaduan kita tidak pernah tahu apakah pekerjaan kita diterima atau tidak, benar atau tidak di masyarakat. Jadi pengaduan ini benar benar diperlukan dari masyarakat oleh karena itu menjadi kewajiban dari masyarakat untuk mengadu kalau memang ada hal kurang berkenan sehingga pemerintah bisa meningkatkan kualitas pelayanan lebih baik lagi,” ucapnya.

Imanuddin menambahkan, penerapan versi terbaru ini lebih terbarukan untuk memudahkan pengelolalaan pengaduan layanan publik. “Versi 3.0 lebih milenial dan fitur lebih jelas dan lebih lengkap misalnya dashboard kepada pimpinan bisa otomatis diambil dan juga data data jadi kalau dulu masih ada bekerja secara manual kemudian data statistik lebih mudah dibaca sehingga bisa menjadi acuan pimpinan terhadap pengaduan apa yang paling banyak diadukan dan trendingnya seperti apa itu ada dalam versi ini.” jelasnya.

Dan masyarakat dapat mengakses situs web site LAPOR di www.lapor@menpan.go.id atau media sosial:@lapor1708. (r)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: