Tugas Dan Kewajiban P2TL Melakukan Penertiban Dan Pemeriksaan Rutin Jaringan Listrik

Tugas Dan Kewajiban P2TL Melakukan Penertiban Dan Pemeriksaan Rutin Jaringan Listrik, SamuderaKepri

SK – Batam. Batam memiliki 380 megawatt kapasitas arus listrik untuk memenuhi kebutuhan penduduk masyarakat banyak atau kebutuhan rumah tangga, juga untuk kebutuhan perusahaan industri, baik industri kecil, menengah maupun industri besar di kota Batam dan sekitarnya (sumber b’right PLN Batam).

Akan tetapi pernahkah terpikirkan oleh warga masyarakat Batam dan sekitarnya tentang bagaimana cara untuk melakukan pendistribusian jaringan arus listrik dengan beban tegangan tinggi yang mengandung resiko tinggi pula, dan perawatan jaringan khususnya dalam hal pengawasan, penertiban dan perbaikan jaringan arus listrik yang cukup berbahaya…?

Tugas Dan Kewajiban P2TL Melakukan Penertiban Dan Pemeriksaan Rutin Jaringan Listrik, SamuderaKepri

Pihak P2TL b’right PLN Batam menjawab dan memberi penjelasan (12 Juli 2019) kepada awak media ini sewaktu mencoba melakukan konfirmasi untuk mengetahui apa sih P2TL itu, dan apa tugas kewajibannya, serta resiko, kendala atau halangan/rintangan petugas dilapangan.

John Bislon selaku petugas pengawasan P2TL b’right PLN Batam mengatakan, P2TL adalah Penertiban Penyalahgunaan Tenaga Listrik. Tugas dan Kewajiban P2TL adalah melakukan penertiban dan pemeriksaan jaringan arus listrik secara rutin yang mengacu pada UU No.30 Tahun 2009, dan diturunkan sesuai aturan Pergub (Peraturan Gubernur) No.22 Tahun 2017.

Adapun hak dan kewajiban P2TL tentunya diatur oleh UU yang berlaku, lebih jelasnya tertuang di dalam surat Perjanjian Penyambungan Tenaga Listrik Pasca Bayar yaitu : memberikan pelayanan dan informasi yang baik, juga dengan etika yang baik pula, serta melakukan pemeriksaan, pengecekan, perbaikan bila terjadi kerusakan pada sambungan tenaga listrik, maupun pemutusan atau penghentian arus listrik sementara bila pelanggan telat/menunggak bayar, dan itupun ada tenggang waktunya.

Namun bila ditemukan kecurigaan dilapangan, masih kata Bislon, seperti hal-hal yang dapat mempengaruhi daya beban arus listrik contohnya pencurian arus listrik baik secara langsung atau tidak langsung, tentunya juga dapat mempengaruhi kebutuhan arus listrik disekitarnya. Dan dalam hal ini tentu ada UU yang mengaturnya tentang pencurian arus listrik maupun pemanfaatan/penggunaan jaringan tenaga listrik yang bukan merupakan hak dan wewenangnya.

Disamping itu sudah banyak contoh yang terjadi tentang pencurian arus listrik hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang…seharusnya kita sama-sama berfikir bahwa perbuatan tersebut juga dapat mempengaruhi terjadinya gangguan jalur jaringan arus listrik pada masyarakat disekitarnya,” Jelas Bislon.

Oleh sebab itu hak dan kewajiban P2TL serta hak dan kewajiban Pelanggan adalah sama menurut ketentuan UU yaitu secara bersama-sama menjaga, merawat, memperhatikan fungsi alat jaringan tenaga listrik yang berada di tempat tinggal pelanggan sebab pelangganlah yang lebih tahu kapasitas yang digunakan. Dan pelanggan memiliki hak untuk membuat laporan pengaduan yang baik dan benar untuk di koordinasikan kepada petugas.

Ia juga menambahkan, tentang Alat Menghemat Arus Listrik yang cukup santer kedengarannya, Apakah mungkin pihak b’right PLN Batam melakukan atau menyetujui produk yang menerakan label SNI dan coba dicek kebenarannya ?

Menurut John Bislon, semua orang tentu ingin hal-hal yang sifatnya murah dan terjangkau. Akan tetapi sesuai kapasitas masing-masing bidang bahwa alat seperti itu dapat mempengaruhi kualitas jaringan (menyebabkan kabel panas) meskipun secara perlahan, atau terjadinya efek harmonisa (istilah ilmu kelistrikan) yang dapat mempengaruhi umur travo meskipun tegangan jaringan normal.

Dan mengenai kendala/halangan petugas saat melakukan pemeriksaan perbaikan jaringan tenaga listrik, John Bislon menjawab, yang paling ditakuti dan harus dihindari oleh petugas adalah cuaca musim pancaroba yang tiba-tiba saja turun hujan sebab taruhannya adalah keselamatan petugas. (ricky mora)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.