Pemko Batam Genjot Daya Saing IKM Lewat Revolusi Desain Kemasan

Pilihan Editor

- Advertisement -
🎧 Gelar Fakta Audio

BATAM (SAMUDERAKEPRI) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus bergerak masif dalam mendorong para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal agar mampu naik kelas dan menembus pasar internasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembukaan agenda Pelatihan Desain Kemasan bagi ratusan pelaku IKM di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Kamis (18/6/2026).

Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah. Dalam arahannya, pemko menekankan bahwa di era pasar modern, kemasan tidak lagi sekadar menjadi pembungkus luar, melainkan instrumen utama yang menentukan daya tarik, nilai jual, serta kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk.

“Kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat identitas usaha, memperluas akses pasar, bahkan membuka peluang untuk menembus pasar nasional maupun global,” ujar Firmansyah di hadapan para peserta, Kamis (18/6/2026).

Kreativitas Jadi Senjata Hadapi Pasar Dinamis

Firmansyah mengajak para pelaku IKM di Batam untuk tidak monoton dan berani keluar dari zona nyaman. Di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif, inovasi berkala, pemanfaatan ekosistem teknologi digital, serta pembangunan citra produk (branding) yang kokoh menjadi harga mati yang harus dipenuhi.

“Kreativitas harus menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin dinamis,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan, Pemko Batam memastikan akan terus hadir mengawal denyut nadi perekonomian masyarakat bawah. Intervensi pemerintah daerah akan disalurkan secara konsisten melalui berbagai program pembinaan terpadu, pelatihan tematik, fasilitasi promosi, penyederhanaan akses perizinan, hingga pembukaan keran pembiayaan bagi para pelaku usaha.

Sinergi Lintas Sektor: Dorong HKI dan Akses Permodalan

Apresiasi khusus juga dialamatkan kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau yang turut ambil bagian memberikan dukungan edukasi melalui sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Langkah perlindungan hukum ini dinilai penting agar merek dagang lokal tidak mudah diklaim oleh pihak lain. Selain itu, sinergi taktis juga dibangun bersama Bank Sumut untuk mengalirkan skema permodalan melalui sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Di lokasi yang sama, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gufron, melaporkan bahwa agenda pelatihan intensif yang berlangsung selama satu hari penuh ini diikuti oleh 200 pelaku IKM pilihan se-Kota Batam.

Mengangkat tema besar “Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan: Bangun Branding Produk IKM Batam yang Lebih Kompetitif”, dinas terkait menerjunkan sejumlah pakar dan narasumber kompeten untuk membedah tuntas strategi kemasan. Para pemateri tersebut di antaranya Thomas Anton Christian Tarigan dari Bank Sumut Cabang Batam, serta duet praktisi desain kemasan produk, Bagustian Iskandar dan Meyani Kristina Ningrum.

Melalui transfer ilmu dari para pakar ini, 200 pelaku IKM Batam diharapkan mampu mempraktikkan langsung cara merancang kemasan yang memikat secara visual, memiliki karakter identitas yang kuat, sekaligus mendongkrak omzet penjualan di pasar yang semakin ketat.

(Tim Redaksi/SamuderaKepri)

- Catatan Redaksi -Penerbitan laporan informasi ini tunduk pada koridor hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Media Samudera Kepri menjamin dan melayani Hak Jawab serta Hak Koreksi secara proporsional bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh materi pemberitaan ini demi menegakkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru